sebuah catatan di Probolinggo..(1)

December 27, 2007

Karang di tepi laut begitu anggun berdiri tegak melawan hempasan gelombang yang bertubi – tubi dan tak kenal siang maupun malam, teguh kokoh .

Pasir ditepi laut pun begitu indahnya, putih bersih  dan juga air laut yang begitu jernih mengalir pasang dan surut begitu indah menampakkan karang , ikan dan seluruh isinya.

Angin bertip begitu lembut dan pohon bakau yang hidup dipinggir pantai yang menakjubkan.

 Saat sang Fajar mulai menyingsing di ufuk timur begitu indahnya kemerahan bak bidadari muncul dengan senyum tersipu.

Saat sang Surya tenggelam diufuk barat begitu mempesona dengan bertabir awan tipis nampak begitu Anggun.

 Saudaraku,

Semuanya adalah karunia yang telah Alloh ciptakan untuk kita nikmati, kita syukuri, kita tafakuri dan kita maanfaatkan.

Namun bukan itu yang akan ane sampaikan dalam tulisan kali ini , tapi makna sebuah perjumpaan dan perpisahan yang begitu indah, yang oleh sebagian orang perpisahan begitu menyakitkan.

Sampai ada yang berkata “ kalau harus berpisah mengapa harus berjumpa”

 Saudaraku,

Semoga ucapan ini tak berlaku bagi kita ummat Rosullulloh SAW , dimana perumpaan dan perpisahan kita adalah untuk Alloh SWT jua dimanapun kita, hati – hati kita telah terpaut, terikat kuat dan tak akan luntur oleh apapun. 

Yah memang perjumpaan begitu manis dan indah, udaranya masih sejuk, segar, embun menetes dan burung – burung berkicau. Semoga itu menjadi kenangan manis yang semoga tak akan terlupakan oleh kita semua.

 Saudaraku,

jika tiba saat berpisah air mata menitik, berat, enggan, namaun itulah sunatulloh yang akan terjadi setiap saat dalam hidup kita. Karena memang kehidupan kita, perjumpaan kita bukanlah didunia yang serba fana ini.

Ya, antum benar semoga jannahlah tempat pertemuan, perjamuan, perjumpaan yang abadi dimana kita saling mengucap salam, berjumpa dengan bidadari dengan mata begitu indah, yang senantiasa perawan dan suci. Dengan istri kita yang cantik jelita yang mau mengorbankan tenaga, harta, pikiran, bahkan nyawanya untuk jalan dakwah ini.

 Saudaraku,

Jika telah tiba waktu untuk berpisah, sekalah air mata antum. Karena bukan disini tempat pertemuan kita.

Mari saudaraku ajak ayah, ibu, adik, teman, ikhwan, akhwat, dan semua untuk berbekal untuk sebuah perjumpaan yang abadi.

Mari kita siapkan jundi – jundi pengganti kita yang akan meneruskan risalah dakwah para anbiya ini, mari kita kuatkan azzam kita untuk tetap teguh bak karang yang kokoh dalam menjalani risalah dakwah ini.

 Saudaraku,

Jangan ragu untuk berpisah karena kita akan bersua kembali, ya kita akan bersua kembali tanpa ada beban lagi dipundak kita, tanpa ada kelelahan, keletihan dan kita akan dijamu oleh Robb kita yang maha kaya, maha agung, dan maha abadi.

 Saudaraku,

Semoga Alloh memudahkan kita, meringankan beban kita yang semakin berat, meneguhkan hati kita.

 

Probolinggo, Senin 13 February 2006


Training organisasi I / TO I

December 27, 2007

suatu hari

Surabaya, 7 Februari 2004

TO I (1)

peserta TO I

TO I (2)

suasana Training…(wah..serius amat ya…)

trainer TO 1

Trainer TO I…


Muktamar Ke-1

December 27, 2007

muktamar I (2)

suasana pembukaan Muktamar ke-1 KMBI ITATS

muktamar I (3)

Suasana Muktamar …

muktamar I (4)

sst..s..lagi serius ..

- – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – - – -

Muktamar I :

Sabtu, 22 Mei 2004


Basar Sambut MABA 2004

December 27, 2007

Basar MABA 04

suasana stand basar di depan masjid BI “Baitul Izzah”

Basar MABA 04 (2)

Maba ITATS berkunjung ke basar KMBImaba berkunjung(1)


Kode makanan yang mengandung babi

December 27, 2007

dari milist sebelah,semoga bermanfaat :

Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib bekerja sebagai
pegawai diBadan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis.

Tugasnya adalah mencatat semua merek barang, makanan dan obat-obatan.

Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran,
bahan-bahan produk tsb harus terlebih dahulu mendapat ijin dari Badan
pengawas Obat dan Makanan Prancis dan Shaikh Sahib bekerja di Badan tsb.
bagian QC , oleh sebab itu dia mengetahui berbagai macam bahan makanan
yang dipasarkan. Banyak dari bahan-bahan tsb dituliskan dengan istilah ilmiah

namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis
seperti E-904, E-141. Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk
matematis tsb, dia penasaran dan kemudian menanyakan kode matematis
tsb kepada seorang perancis yang berwenang dalam bidang itu dan orang tsb
menjawab ” KERJAKAN SAJA TUGASMU, DAN JANGAN BANYAK TANYA.!!

Jawaban tersebut menimbulkan kecurigaan buat Shaikh Sahib dan dia
kemudian mulai mencari tahu kode matematis tersebut dalam dokumen yang ada.
Ternyata apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum muslim di dunia.

Hampir diseluruh negara barat termasuk Eropa, pilihan utama untuk
daging adalah daging babi. Peternakan babi sangat banyak di negara-negara
tersebut. Di perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari
42.000.

Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan
dengan hewan lainnya. Namun orang eropa dan amerika berusaha menghindari
lemak-lemak tersebut. Kemudian yang menjadi pertanyaan sekarang;
dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ? jawabannya adalah: Babi-babi tersebut
dipotong di rumah-rumah jagal dalam pengawasan Badan POM dan yang membuat
pusing Badan tersebut adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari
daging babi. Dahulu kira-kira 60 tahun yang lalu, lemak-lemak tersebut
dibakar.

Kemudian mereka berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut ..
Sebagai awal ujicobanya mereka membuat sabun dengan bahan lemak tersebut dan
ternyata itu berhasil.

Lemak-lemak tersebut diproses secara kimiawi, dikemas sedemikian rupa
dan dipasarkan Dalam pada itu negara-negara di eropa memberlakukan aturan
yang mengharuskan bahan-bahan dari setiap produk makanan, obat-obatan
harus dicantumkan pada kemasan. Oleh karena itu bahan yang terbuat dari
lemak babi dicantukam dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produk.
Merekayang sudah tinggal di Eropa selama 40 tahun terakhir ini mengetahui
hal tersebut.

Namun produk dengan bahan lemak babi tersebut dilarang masuk ke
negara-negara Islam pada saat itu sehingga menimbulkan defisit
perdagangan bagi negara pengekspor. Menoleh kemasa lalu, jika anda hubungkan
dengan AsiaTenggara, anda mungkin tahu tentang factor yang menimbulkan perang
saudara. Pada saat itu, peluru senapan dibuat di Eropa dan diangkut ke
belahan
benua melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan hingga
mencapai tempat tujuan sehingga bubuk mesiu yang ada di dalamnya
mengalami kerusakan karena terkena air laut.

Kemudian mereka punya ide untuk melapisi peluru tersebut dengan lemak babi.
Lapisan lemak tersebut harus digigit dengan gigi terlebih dahulu
sebelum digunakan. Saat berita mengenai pelapisan tersebut tersebar dan
sampai ketelinga tentara yang kebanyakan Muslim dan beberapa Vegetarian

(orangyang tdk makan daging), maka tentara – tentara tersebut menolak
berperang sehingga mengakibatkan perang saudara ( civil war ).
Negara-negara eropa
mengakui fakta tersebut dan kemudian menggantikan penulisan lemak babi
dalam kemasan dengan menuliskan lemak hewan. Semua orang yang tinggal di
Eropa sejak tahun 1970 – an mengetahuinya. Saat perusahaan produsen
ditanya oleh pihak berwenang dari negara Islam mengenai lemak hewan tersebut,

maka jawabannya bahwa lemak tersebut adalah lemak sapi & domba, walaupun
demikianl emak-lemak tesebut haram bagi muslim karena penyembelihan hewan
ternak tersebut tidak mengikuti syariat islam. Oleh karena itu produk
dengan label baru tersebut dilarang masuk ke negara-negara islam. Sebagai
akibatnya, perusahan-perusaha produsen menghadapi masalah keuangan yang
sangat
serius karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produknya ke
negara islam, dimana laba penjualan ke negara islam bisa mencapai
milliar dolar.

Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat kodifikasi bahasa yang hanya
dimengerti oleh Badan POM sementara orang awam tidak mengetahuinya.
Kode tersebut diawali dengan kode E-CODES. E-INGREDIENTS ini terdapat di
banyak produk perusahaan multinasional termasuk pasta gigi, sejenis permen
karet, cokelat, gula-gula, biscuit, makanan kaleng, buah-buahan kalengan
dan beberapa multi vitamin dan masih banyak lagi jenis produk makanan

&obat-obatan lainnya. Semenjak produk – produk tersebut di atas banyak
dikonsumsi

oleh negara-negara muslim, kita sebagai masyarakat muslim,
tidak terkecuali sedang menghadapi masalah penyakit masyarakat yakni
hilangnya rasa malu, kekerasan dan seks bebas ( kumpul kebo ).

Oleh karenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa
terlebih dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya
dengan daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan kode- kode berikut
ini dalam kemasan produk yang akan kita beli, maka hendaknya dapat dihindari
karena produk dengan kode-kode tersebut di bawah ini mengandung lemak babi.

E100, E110, E120, E 140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,
E252,E270, E280, E325,
E326, E327, E334, E335, E336, E337, E422, E430, E431, E432, E433,
E434, E435, E436, E440,

E470, E471, E472, E473, E474, E475,E476, E477, E478, E481, E482,
E483,E491, E492, E493,

E494, E495, E542,E570, E572, E631, E635, E904.

Adalah tanggung jawab kita semua sebagai umat islam untuk mengikuti
syariatislam dan juga memberitahukan informasi ini kepada saudara-saurdara
kita.

M.Anjad Khan
Medical Research Institute
United States