Apa saya termasuk “antum”; dalam kalimat
penutup LPJ akhina abdul cholik tadi?
Ingin rasanya menjadi salah satu dari sekian “ANTUM”
itu. Ingin rasanya menjadi bagian dari sejarah
perulangan kisah para sahabat yang memenangkan Islam
di atas yang lain walau harus berdarah-darah bahkan
menginfakkan jiwa. Ingin rasanya membuat kejahatan
tidak bisa berkutik. Ingin rasanya….ah, saya ingin
banyak.
Seandainya saya berani, seandainya saya lebih berani
berteriak lantang tentang kebenaran.
Allah, dengan segala keterbatasan hamba, pilihlah
hamba sebagai salah satu ANTUM itu.
Hamba ingin, boleh kan Allah?
Ikhwati fillah, saudara-saudaraku di KMBI yang sangat
kucintai dengan seluruh hatiku….
Perjalanan ini melelahkan. Perjalanan membuat kita
berkeringat, berdarah dan terengah-engah. Tapi tahukah
antum kenapa jalan ini begitu menanjak, jauh, penuh
bebatuan serta duri, terkadang menyesakkan dan
menjenuhkan?
Karena surga yang menanti kita di ujung jalan ini
wangi baunya, luas tempatnya, licin permukaannya,
segar udaranya.
Bayangkan, alangkah indahnya jika kita bisa bertemu
kembali dan mengenang perjalanan ini di telaga
Al-Kautsar
Kepada seluruh ikhwah KMBI sejak awal saya gabung
hingga saudara2 baru yang belum sempat kutahu nama
mereka, Kepada pengurus 2005-2006, dari mulai saudara2
Badan Penasehat terhormat, akhina Ketua, akhina
Sekretaris dan biro kestarinya, ukhti Bendahara,
saudara2ku di Team Kaderisasi, sahabat2ku di kompub,
hingga belahan-belahan jiwaku di kemuslimahan :
What a magnificient period
Bangga rasanya jadi bagian sekelumit kisah dalam
perjuangan antum
Antum adalah sahabat-sahabat ana dari surga
Kelak, jika cucu saya telah memiliki sahabat
Akan kuceritakan padanya bahwa
neneknya juga punya sahabat-sahabat dari surga seperti
antum
Tak ada keluh,
Tak ada kesah dalam pengembaraan ini,
Walau lara acap mendera hati
Walau jalan setapak ini kian mendaki
Yang ada cuma keheningan dan kesenyapan
Dari asa yang selalu melecut jiwa,
Asa yang bersemayam di setiap kalbu pengelana
semesta…
Kita akan melangkah,
Kita akan terus melangkah,
Kita harus terus melangkah, sahabat!
Allah,
Aku ingin terus bersama mereka
Jika tak disini,
Kumpulkan kami kembali di surgaMU ya Allah
Agar kami bisa mengenang
Kisah-kisah indah kami ini
Bersama-sama
Kisah kita bermula di masjid kampus
Semoga kisah kita berakhir di surga
Janji yuk, ketemuan di surga
Bertetangga……
Semoga, InsyaAllah…
Amin
091206, 11.37 pm, menjelang tengah malam
mengenang muktamar barusan,
Allah, di pengadilanMU nanti, apa yang bisa kupakai
sebagai pleidoi lagi? Hamba takut…..
by: Febry